Selasa, 08 Desember 2009

Komunikasi

Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagaiPsikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental ilmu ekonomi.s

Komunikasi adalah sarana yang penting sekali ketika kita membangun hubungan dengan orang. Ketika kita ingin membangun sukses bersama, maka komunikasi menjadi unsur yang sangat vital. Kamunikasi sebagai simpul hubungan antar orang, kelompok dan lembaga.


KOMPONEN penting KOMUNIKASI

q Ide yang akan disampaikan
q Penyampai (komunikator)
q Media penyampaian
q Penerima (komunikan)
q Persepsi
q Umpan balik
q Gagguan lingkungan


FAKTOR PENTING UNTUK SUKSES KOMUNIKASI
Sukses tidaknya sebuah komunikasi sangat dipengaruhi oleh beberapa hal penting, yaitu:
• Kejelasan ide yang ingin disampaikan.
• Kesamaan persepsi sang penyampai dengan ide yang harus disampaikan.
• Tidak adanya distorsi oleh penyampai dalam proses komunikasi.
• Menggunakan saluran komunikasi yang tepat.
• Kondisi yang baik pada alat indera penerima pesan.


URGENSI KOMUNiKASI NON VERBAL
p Untuk memberikan menekankan
p Untuk melengkapi (complement)
p Untuk menunjukan kontradiksi
p Untuk mengatur (memvisualkan)
p Untuk mengulangi
p Untuk menggantikan.

Mendengar Vs Mendengarkan
Mendengarkan proses aktif menerima rangsangan (stimulus) telinga.
4 Mendengarkan adalah ketrampilan yang sangat penting, tetapi umumnya kita memiliki ketrampilan mendengar yang buruk.
Mendengar: adalah mendengarkan apa yang sampai dalam telinga (pasif).
Ketrampilan mendengarkan dalam komunikasi termasuk menempati porsi yang besar dalam komunikasi.

Hambatan-hambatan Mendengar
m Sibuk dengan diri sendiri
m Sibuk dengan masalah-masalah eksternal
m Asimilasi (kecenderungan merekonstruksi pesan sedemikian hingga sesuai dengan sikap, prasangka, kebutuhan, nilai diri)
m Faktor kawan atau lawan
Mendengar yang diharapkan (hanyut dalam pesan pembicara, tidak
m mendengar apa yang dikatakan melainkan mendengarkan apa yang kita harapkan).


AKIBAT-AKIBAT DARI KOMUNIKASI YANG GAGAL
Kita harus dapat mengelola komunikasi dengan baik, karena komunikasi yang gagal secara luas dapat menyebabkan hal berikut, yaitu:
1. Kesalah fahaman
2. Kebingungan
3. Kesalahan-kesalahan
4. Kecelakaan-kecelakaan.
5. Frustasi
6. Moral Rendah
7. Kekuarangan motivasi
8. Produktivitas rendah/ mutu rendah
9. kegelisahan/ kerusuhan/ pergolakan
10. Pemogokan-pemogokan
11. Pengaduan-pengaduan
12. Ketidak Puasan
13. kerjasama jelek
14. Banyak karyawan yang meninggalkan pekerjaan.

KONDISI PENGHAMBAT KOMUNIKASI
Kenapakah komunikasi gagal, karena adanya beberap faktor penghambat dalam komunikasi. Beberapa faktor penghambata dalam komunikasi adalah :
• Pandangan yang kaku
• Hambatan emosional penerima dan pemberi (marah, buruk sangka,
• Kemarahan
• Kharisma: sungkan memberi pendapat berbeda
• Pengalaman masa lalu( image yang lain = kasus saya terima tlp nama iwan, banyak iwan)
• Niat tersembunyi: tidak jelas, sehingga penerima menjadi menyangka.
• Kurang mampu berbicara dengan jelas, bahkan gugup, tata bahasa kacau, banyak dari pada
• Kecenderungan menyamakan ratakan
• Lingkungan fisik (pintu berbunyi, lokasi pembicara tidak strategis, dll)
• Pikiran ngelantur
• Cepat merasa diserang/ sefensiveness
• Hubungan antara kedua belah pihak tidak harmonis
• Status: Bapak anak, kaya dan miskin,

Analisis Pengertian Komunikasi Dan 5 (Lima) Unsur Komunikasi Menurut Harold Lasswell

Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell

Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).

Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):

1. Who? (siapa/sumber).
Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator.

2. Says What? (pesan).
Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.

3. In Which Channel? (saluran/media).
Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll).

4. To Whom? (untuk siapa/penerima).
Orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).

5. With What Effect? (dampak/efek).
Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.

Contoh:
Komunikasi antara guru dengan muridnya.
Guru sebagai komunikator harus memiliki pesan yang jelas yang akan disampaikan kepada murid atau komunikan.Setelah itu guru juga harus menentukan saluran untuk berkomunikasi baik secara langsung(tatap muka) atau tidak langsung(media).Setelah itu guru harus menyesuaikan topic/diri/tema yang sesuai dengan umur si komunikan,juga harus menentukan tujuan komunikasi/maksud dari pesan agar terjadi dampak/effect pada diri komunikan sesuai dengan yang diinginkan.

Kesimpulan:
Komunikasi adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan(penerima) dari komunikator(sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara langsung/tidak langsung dengan maksud memberikan dampak/effect kepada komunikan sesuai dengan yang diingikan komunikator.Yang memenuhi 5 unsur who, says what, in which channel, to whom, with what effect.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar